IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -> Dua dari sembilan pendaki Gunung Slamet yang semula dinyatakan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet di wilayah perbatasan Kabupaten Tegal-Purwokerto sejak Jumat, ditemukan dalam kondisi selamat.
Anggota Gabungan Pencinta Alas Slamet (Galas), Untung, di Tegal, Selasa (4/1/2011), mengatakan, pencarian terhadap dua pendaki Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Negeri Jakarta (UNJ), yaitu Gilang (20) dan Adam (20), dilakukan sejak Senin lalu.
"Pencarian terhadap dua pendaki ini dilakukan selama delapan jam. Saat ditemukan, kedua pendaki itu sudah dalam kondisi pucat dan mengalami kelelahan," katanya.
Kabar hilangnya dua pendaki mahasiswa UNJ ini berawal saat mereka akan turun dari Gunung Slamet karena kondisi cuaca buruk dan berkabut.
"Namun, dari sembilan pendaki itu, dua pendaki di antaranya tersesat dan baru ditemukan setelah empat hari kemudian," katanya.
Menurut dia, semula para pendaki tersebut telah mendapatkan peringatan dari Gabungan Pencinta Alas Slamet agar mengurungkankan niatnya mendaki Gunung Slamet karena kondisi cuaca buruk.
"Namun, mereka memaksakan diri mendaki gunung yang mempunyai ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut itu," katanya.
Gilang, pendaki yang tersesat, mengatakan, dirinya sempat salah jalur saat akan turun dari Gunung Slamet. Saat itu kondisi cuaca di sekitar wilayah Gunung Slamet hujan deras dan berkabut yang disertai badai.
"Akibat kondisi itu, kami akhirnya menunda turun karena dikhawatirkan dalam perjalanannya terjadi longsor dan angin kencang. Saya dan Adam turun terakhir, tetapi kami hanya melihat kabut warna putih sehingga akhirnya tersesat," katanya.
Harga Tiket Peswat Untuk Lebaran Naik 200 Persen
7 tahun yang lalu